setiap saat penuh berharga, tidak mungkin dapat ku undur waktu yang berlalu.. Ya Allah, hanya padaMu ku mohon bantuan, moga masa mendatang tak ku sia-siakan seperti semalam. entah mengapa, eppisod duka semalam terbayang-bayang di ruangan fikiranku. bukan silap ku bukan juga salah dia.. mengapa perpisahan yang terjadi. Dulu janji setia madah indah bicara di bibir..tapi kini kau menyepi hilang entah kemana.
Air mata bagai kering di empangan duka ini, "cukup Nadia..usah dikenang sejarah duka itu..Bangkitlah..kau mampu harunginya.." jerit hati kecilku. "Ya aku mesti kuat, emak ayah mengharapkan kejayaanku..., maafkan anakmu ini mak ayah..terleka dibuai alam remaja. Nana janji akan teruskan perjuangan ni, akan berjaya.." Bagai seorang perwira di medan perang aku melafazkan janji yang lama kulupakan. Dari saat ini, aku kan kuat, meneruskan cita-cita ku.
*************************************************************************************